Siapa diriku?
Siapa diriku di matamu?
Siapa diriku di hatimu?
Sementara aku mengharapkan suargaloka.
Di manakah aku dalam hatimu?
Pantaskah aku mengharapkan hatimu?
Wajarkah aku menyandarkan rasaku?
Segala rasa dalam benak sanubariku?
Kepadamu wahai dewiku?
Di mana samudera memisahkan kita berdua.
Terpisah di jasad, terpisah di jiwa.
Terlalu jauh rasanya kita
Hidup di atas dunia sementara.
Oh, langit biru
Dan awan gemawan yang kelabu.
Badai angin mendinginkan kalbuku.
Mengapa aku merenung jauh ke ufuk barat,
dan masih tidak bisa menatap wajahmu?
Dan matahari suria dunia hampir terbenam,
Hari pun kian menjadi malam.
Tapi hatimu takkan pernah
Bersatu dengan hatiku.
No comments:
Post a Comment