Saturday, August 7, 2010

Detik-detik Matinya Seorang Celaka 3

-Dia terkenang sekali lagi
Akan seorang wanita Nasrani.

-Wanita Nasrani yang matanya
Bagaikan lautan berdasar tiada.

-Wanita Nasrani yang suaranya
Melemaskan nafas sebak di dada.

-Wanita Nasrani yang rambutnya
Memabukkan jiwa yang kian bergelora.

-Dia terkenang wajah wanita itu.
Maka hatinya kian celaru.

-Wajah amarah wanita itu
Ketika lidahnya telah terpaku.

-Wajah amarah wanita itu
Ketika hatinya telah kelabu.

-Wajah amarah wanita itu
Ketika jiwanya terbagi seribu.

-Wajah amarah wanita itu
Ketika darahnya berderau laju.

-Dan dia berasa darahnya terhenti
Lalu dia sedarkan diri.
Wanita Nasrani tiada lagi.
Ilusi, ilusi, ilusi, ilusi.

-"Persetan engkau wanita Nasrani!"
"Persetan engkau sampai ku mati!"
"Demi Injilmu yang tidak ku percayai,
Persetan engkau sampai ku mati!"

-Dan matinya lelaki itu, tidak akan lama lagi.

No comments:

Post a Comment